Cabang Olahraga (cabor) layar DKI Jakarta optimistis meraih lima medali emas yang ditargetkan KONI Jatim pada ajang PON XVII/ Kaltim 2008, yang digelar 6-18 Juli mendatang. Kekuatan Dewi Setiawati dan kawan-kawan untuk merebut medali peluangnya semakin besar dengan bertambahnya kuota atlet yang semula ditetapkan 14 menjadi 19 pelayar.
Penetapan jumlah kuota atlet yang ditentukan KONI DKI tersebut sebetulnya tidak bergeser dan terlepas dari prestasi yang ditorehkan pelayar di Kejurnas/Pra-Kualifikasi PON XVII/2008, yang diselenggarakan di Marina Ancol, Jakarta, 16-23 Juni 2007 lalu. Dimana DKI mampu meloloskan atlet layarnya sebanyak 19 atlet. Dengan adanya kekuatan yang ditetapkan KONI Jatim, setidaknya dapat menambah skuad atlet layar DKI semakin solid.
Arsitek Pelatih Layar Puslatda DKI, Eddy Pelatih, saat ditemui di kantornya Pelabuhan jakarta utara, Senin (16/6) mengatakan, kesempatan untuk membuktikan prestasi di laga PON tentunya sudah menjadi komitmen serta tanggung jawab antara atlet, pelatih maupun pengurus Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) DKI
Upaya kerja keras yang dijalani atletnya selama berlatih di Puslatda DKI 100 sudah memberikan hasil yang memuaskan. Hal tersebut terbukti dari pencapaian prestasi yang dipersembahkan para atlet layar DKI di Kejurnas/Pra-Kualifikasi PON XVII/2008 di Marina Ancol, Jakarta, 16-23 Juni 2007 lalu, Dewi cs berhasil mengumpulkan enam medali emas, empat perak, dan tiga perunggu.
Eddy berharap, sukses prestasi yang di petik di tahun 2007 tentunya dapat dijadikan modal serta motivasi para atlet untuk memburu gelar juara, meskipun menurutnya harus berjibaku dengan para lawan yang di anggap menjadi pesaing terberat DKI
Eddy menyebutkan, peluang merebut medali emas yang di gadang-gadang anak didiknya diprediksikan dari lima kelas, yakni Laser Standart, Laser Radial, 470, Optimist, dan 420 putri. Meskipun ia mempunyai target khusus di lima kelas yang dapat dijagokan untuk merealisasikan target KONI DKI namun hal tersebut menurutnya tidak menutup kemungkinan, Eddy juga berharap sumbangan prestasi atletnya yang tampil di empat kelas yang dibidiknya. Ditanya dari empat kelas yang menjadi target tambahan tersebut, Uwais enggan menjawabnya.
Eddy pelatih menambahkan, saat ini peta kekuatan tim layar di Indonesia merata, hal ini dapat dilihat berdasarkan kemampuan prestasi yang dimiliki para atlet layar yang selalu tampil mendominasi di kelasnya masing-masing. Salah satu contoh untuk di kelas Laser putra, siapa yang bisa mengalahkan pelayar andalan Indonesia Dewi (DKI)
Meskipun DKI mempunyai atlet layar andal sekelas Dewi Setiawati namun masih tetap waspada terhadap kekuatan Jatim yang nota bene mempunyai pasangan terkuat Bobby-Kris Subiantoro yang turun di kelas Fireball, 420 putri (Sulsel), dan Optimist (Kepulauan Riau). Ketiga daerah ini perlu diwaspadai dan diperhitungkan kekuatannya di PON XVII/2008 Kaltim, Juli mendatang.